Program Pelatihan dalam Rangka Pengembangan Pengabdian Kepada Masyarakat

Klinik Proposal Pengabdian

Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kepala Bagian Pengabdian Kepada Masyarakat untuk meningkatkan dan mengembangakan kemampuan dosen tetap STIE Ekuitas dalam membuat proposal Hibah DIKTI . Narasumber dalam acara ini adalah  Ir. Marleen Sunyoto, MM yang merupakan dosen dari UNPAD. Pelaksanaan kegiatan ini sudah tercapai target dengan outputnya adalah 3 proposal (IPTEK Bagi Masyarakat) bidang Pengabdian kepada Masyarakat diajukan ke DP2M tahun anggaran 2015.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Lainnya Di luar RKAT

Program Kerja Sama dengan Kelurahan Neglasari

Sebagai instansi pendidikan yang berada di tengah masyarakat STIE Ekuitas menyadari betul bahwa keberadaanya harus memberikan dampak yang positif terutama pada masyarakat sekitar. STIE Ekuitas yang berlokasi di P.H.H Mustopa no. 31 Bandung mencoba menjalin kerja sama dalam bidang pengabdian kepada masayarakat dengan Kelurahan Neglasari yang berlokasi tidak jauh dari STIE Ekuitas. Program inisiasi kerja sama dengan Kelurahan Neglasari ini adalah memberikan pelatihan UKM yang berada di wilayah Neglasari dan pemberian sumbangan berupa tempat sampah sejumlah 35 set.

Peduli Bandung Program 1000 Tempat Sampah

Dengan berlakunya peraturan tentang fasilitas tempat sampah di dalam mobil pada Pasal 49 ayat (1) huruf n Perda 11/2005 tentang K3. Peraturan ini mengharuskan adanya tempat sampah di dalam mobil dan angkutan umum. Jika melanggar, denda sebesar 250 ribu rupiah menjadi tebusan. Tujuan Perda tersebut tentu saja agar pengendara dan penumpang kendaraan roda empat tidak membuang sampah ke jalan. Pemkot Bandung sangat fokus terhadap masalah kebersihan di kota kembang ini. Jadi wajar jika Perda ini ditetapkan dan cepat dilaksanakan. Untuk mendukung program Pemkot Bandung, STIE EKUITAS dan Bank bjb melakukan program  pembagian tempat sampah kepada angkutan kota. Program ini dinamakan “Program 1000 Tempat Sampah”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 4 Februari 2015.

 
   

Surrvey yang dilakukan oleh Tim STIE EKUITAS masih banyak angkutan kota yang belum memiliki tempat sampah. Ini disebabkan belum adanya kesadaran dari supir angkot sendiri untuk melaksanakan program tersebut.  Adapun di bawah ini adalah jumlah trayek angkot yang aktif yang melewati kampus STIE EKUITAS: